Fantasimu, aku memperkosa wanita lain

Ada keanehan dalam dirimu, Nov. Gara-gara kesal sakit hati terhadap bosmu, ibu janda cantik yang galak itu, maka kau minta aku menyetubuhimu dengan buas sambil kau bayangkan aku memperkosa dia. Kubiarkan kau karang cerita tapi aku tak menikmatinya, lagi pula lama-lama kau meracau tak jelas, kalimat tak terpahami, kata hanya berulang dari “memek jelek”, “dasar nympho busuk”, “penggoda karyawan ganteng” sampai “anus jebol”. Aku lebih menikmati rasa tersiksa yang bercampur gairah dalam dirimu. Apalagi saat batangku tergenggam oleh dubur panasmu.

Leave a Reply