Kangen, ingin menjemput mimpi

Tante In, malam menggelisahkan itu datang lagi. Bukan malam tapi pagi insomnia. Bau ketiakmu dan peluh susumu mengisi bantalku, genangi kamarku. Aku rindu ketiak berbulu lebatmu itu. Aku gelisah, rindu tapi tanpa nafsu, makanya tak masturbasi. Aku hanya ingin benamkan wajah di susumu sambil jemariku membelai dan tarik-tarik lembut jembut di pangkal lenganmu.

Tinggalkan Balasan